Sunday, February 20, 2011

Recipe - Pancake yang Lembut





Pancake, ingat masa kecil, makanan yang dibuat oleh mbah atau ibu di sore hari. Tapi dulu aku sebut panekuk, tipis sehingga bisa dilipat atau digulung, diisi macam-macam. Dalam perkembangannya, pancake sekarang sudah masuk mall dengan resto-resto yang menyajikan makanan utama pancake. Penasaran dengan pancake di resto yang lembut dan gurih, akhirnya dapat resep yang sudah banyak dicoba oleh teman-teman NCC, termasuk dari sumber asalnya majalah Sedap. Pasti ketagihan, dan sangat layak dicoba, ayoooo buat cemilan dan bekal sekolah, murah dan sehat pastinya

Butermilk Pancake
sumber : milis NCC dan Majalah SEDAP dan web nya mbak Rina Rinso dengan sedikit modifikasi aku :
Bahan :
165 gr terigu
2 sdt baking powder
1 sdm gula pasir
1/4 sdt garam
1 butir telur
2 sdm mentega, dicairkan
Untuk membuat Butter milk :
cairkan 250ml susu plain hangat + 1 sdm air jeruk nipis/ air cuka, biarkan 20 menit sampai susu mengental sperti yoghurt encer.
Cara membuat :
Campur semua bahan kering dalam 1 wadah.
Masukkan susu+air jeruk nipis, aduk rata.
Masukan telur, aduk rata
Tambahkan mentega cair, aduk rata.
Diamkan adonan minimal 10-15 menit, sampai adonan terlihat gelembung2 kecil.
Masak di atas wajan datar yang sudah panas dengan api kecil.
Saat permukaan atas bergelembung balik adonan dan masak hingga kecoklatan/matang

Sunday, February 13, 2011

Recipe Tongseng Praktis




Penasaran dengan Tongseng yang dijual abang-abang itu, tapi kepengen yang diganti dagingnya dengan sapi, belum pede masak daging kambing, takut masih berasa baunya. Cari-cari resep tongseng, eehh trus nemu resep tongseng praktis ini. Sangat cocok buat yang males kayak gue, aduk2 tambah yang instant-instant, jadi deehh....buat yang males atau yang ada diluar negeri pun bisa buat makanan ngangenin ini, ni ya resepnya plus aku modif dikit:

Bahan:
300 gram daging kambing/sapi,potong kecil
1 bungkus bumbu gule instan
750 ml air untuk merebus daging
500 ml santan encer juga/ boleh pake 1/2 bungkus kara tambah 2 gelas air kalau mau praktis

Bumbu tambahan dan Pelengkap
:
3 butir bawang merah, iris tipis
3 siung bawang putih, iris tipis
5-6 buah cabai rawit bulat (bila tdk mau pedas jgn dipotong)
100 g daun kol, iris kasar
1 batang daun bawang, iris kasar
1 buah tomat merah, potong dadu
1 sdt garam
1 sdt gula pasir
1 sdt garam
3 sdm kecap manis kalau aku masih tambah lagi, karena suka yg agak manis
Bawang goreng utk taburan

Cara Membuat :
-Rebus daging sapi/kambing dengan air dan sedikit garam.
-Masak sampai daging empuk dan kuah menyusut.
-Tambahkan bumbu gulai aduk rata
-Masukan santan encer, masak sampai mendidih.
-Masukkan bawang merah dan bawang putih, masak sebentar, tambah garam, kecap, gula
-Masukkan kol dan cabe rawit
-Masukkan tomat, Aduk sebentar, angkat.
-Sajikan hangat dengan bawang gorang dan nasi putih.

Saturday, February 05, 2011

Puding Coklat


Resep puding ini sudah banyak beredar di milis NCC, Puding Coklat Mom Elly disebutnya, karena sumber nya dari Mom Elly yang sudah terjamin kelezatannya setiap beliau memberikan resep. Sebenarnya asli resep puding menggunakan vla coklat, tetapi karena aku malas membuat vla nya sekalian juga menghemat hehehe....hanya puding tanpa vla nya saja rasanya sudah luar biasa...nyoklat banget. Gimana gak nyoklat, wong satu resep didalamnya dicamput 250 gr dark cooking coklat plus susu coklat dan 1/2 cangkir bubuk coklat....bayangkan kelezatan coklatnya...mmmhhhhhh...sepotong tak pernah cukup

Resep Puding Coklat
mom Elly (http://momelly.multiply.com/)

Bahan Puding :
1750 ml susu segar
2/3 cup gula pasir (kalau mau tanpa vla, aku genapkan menjadi 1 cup/cangkir)
½ cup coklat bubuk bensdrop
2 bungkus agar-agar swallow globe yang putih
250 gr DCC (dark cooking coklat) potong-potong kecil / serut

Bahan Vla :
800 ml susu cair
50 gr gula pasir
2 sdm coklat bubuk (ga pakai)
1 sdm maizena cairkan dengan sedikit air

Cara Membuat :
Puding :
1. Campur susu cair dengan gula, coklat bubuk dan agar-agar powder. Masak di atas api sedang sambi diaduk. Kalau sudah hangat masukkan DCC yang sudah dipotong-potong kecil. Aduk kembali hingga adonan matang (mendidih) dan berwarna coklat mengkilat.
2. Angkat adonan dari atas kompor. Aduk hingga uap panasnya hilang. kemudian masukkan ke cetakan yang sudah diciprati air sebelumnya.
3. Dinginkan dalam lemari es. Siap dihidangkan dengan Vla

Vla :
1. Campur susu cair, gula pasir dan bubuk coklat. Masak di atas kompor dengan api kecil hingga mendidih.
2. Tambahkan meizena yang sudah dicairkan dengan air sedikit-sedikit hingga mengental.
3. Angkat dari atas kompor sambil terus diaduk hingga uap panasnya hilang.

Sunday, January 23, 2011

The Cars Cake - Nadhif Birthday





Ulang Tahun Nadhif ke 8, kali ini bunda mau menepati janji untuk membuatkan Nadhif kue Mobil...setelah browsing sana sini, nyontek model the cars, walaupun warna merahnya nggak dapet karena terlalu takut mewarnai fondant dengan warna merah nge jreng, akhirnya cukup puas dengan warna mobil pink plus biru dan hijau. Adek Nadhif juga gak protes...ya sudah, jadilah cake mobilnya.

Tidak puas dengan hanya cake mobil, bunda buat juga cupcake nya, ditambah dengan rumput2 dari buttercream dan bendera merah putih hitam yang diprint di kantor trus ditempel ke tusukan gigi, hehe..jadi deh bendera.

Pembuatan mobil2annya dicicil dikit-dikit di kantor, kebetulan bos lagi pergi liburan, jadi sempet buat mobil2 kecil di meja kantor. Temen2 kantor sedikit bengong ngeliat gue ngebentuk mobil, dipikir gue main plastisin..hehehe..demi anak niih

H-1 kebetulan ada arisan temen2 suami, dan seperti biasa kalau sudah kumpul pulangnya menjelang tengah malam...mmmhhh bener kan jam 11 malam baru sampai rumah, baru mulai nge bakar cake jam 12 malam, buat cupcake jam 1 pagi, cake dan cupcake dibuat dengan butter cake 2 telur nya NCC seperti resep cupcake waktu ultah ayah. Semua cake di buat selesai cake baking jam 3 pagi, sudah gak kuat, tidur dulu sebentar. Jam 7 pagi harinya baru deh dekor cake dan cupcakenya. Untung mobil2 fondantnya sudah dicicil dan sudah jadi semua. Tinggal oles oles buttercream dan hias2 cakenya, trus ditaruh deh mobil fondantnya diatas rumput2 buttercream plus jalanan mobil dari fondant hitam. Sekeliling cake ditempel dengan coklat pagar, yang juga dibuat malamnya. Untuk cupcakenya hanya dihias rumput dari butter cream, taruh mobil2an dan sebagian cupcake diswirl dengan buttercream plus ditambah dengan edible image foto Nadhif. Lengkap sudah kue Nadhif

Alhamdulillah jam 9 pagi jadi kue nya....Happy Birthday Adek Nadhif.....Bunda Love u

Monday, January 17, 2011

Recipe Kepiting Saus Padang



Sudah sebulan ini kepingin makan kepiting yang dijual di seafood. Cuma makin penasaran masak sendiri waktu ngeliat kepiting dijual di pasar. Harga di resto / seafood walau hanya di seafood tenda, lumayan nguras kantong, padahal kalau di pasar kepiting hidup sekilo nya hanya 50 ribu untuk 3 buah kepiting yang besar. Yuuukk, kita coba bikin. Alhasil minggu kemarin berhasil mengolah kepiting dari pasar menjadi Kepiting saus padang yang setara rasanya dengan seafood berkelas, asiiikkk, besok-besok bikin aja ngga usah beli, kemahalan, bisa 3x lipat harganya. Rasa? weiitsss, mantapp, heheeh muji diri sendiri, maap yak..


Kepiting Saus Padang

Bahan :

3 buah kepiting (kurang lebih 1kg)
dibelah dan dibersihkan, serta bagian cangkang digeprek supaya mudah waktu memakannya, dan bumbu bisa meresap waktu dimasak
Garam + Merica secukupnya utk ditaburkan
Minyak untuk menggoreng

Bumbu :
8 Bawang Putih cincang
5 Bawang Merah cincang
5 sdm saus tomat
5 sdm saus sambal
5 sdm saus tiram
2 cm jahe
2 lembar daun Bawang iris besar
garam
merica
2 gelas air putih / sesuai selera

Cara membuat :

Lumuri kepiting yang telah dipotong dan digeprek dengan gram dan merica, gorang dalam minyak sampai terendam, sebentar saja, tiriskan.

Tumis bawang merah dan bawang putih dengan sedikit minyak sisa menggoreng kepiting, masukan semua bumbu kecuali daun bawang, tumis sebentar, masukan kepiting yang telah digoreng, masukan air sampai agar kepiting sedikit terendam, masak sampai bumbu meresap, aduk rata, terakhir masukan sebagian daun bawang, aduk sebentar, angkat, tabur dengan daun bawang sisa, hidangkan.

Thursday, January 06, 2011

Kue Soes






Ini ada lagi kue yang mudah tapi karena belum pernah buat ya nggak pantas kalau dibilang mudah, hehehe supaya nggak penasaran, ketemu rumus resepnya Mbak Tjita dari Surabaya, mari mbak numpang nyontek resep, malah diblog nya digambarkan langkah-langkah pembuatannya. Heheh masih kalah cantik dari tutor nya tapi lumayan lah, besok-besok bikin lagi lebih cantik aahh.....

Kulit Soes by Cita
Bahan :
200 ml air
100 g margarin/mentega
100 g terigu protein sedang/tinggi
3 butir telur

Cara Membuat :

Olesi loyang yang akan dibuat memanggang sus dengan margarin/mentega.

Didihkan air dan margarin/mentega. Matikan kompor.

Masukkan terigu sekaligus kedalam larutan air dan margarin tadi, aduk rata lalu nyalakan kembali api kompor. Aduk terus adonan hingga kalis (tidak menempel didinding panci), matikan api kompor dan angkat.

Pindahkan adonan di baskom untuk mendinginkan adonan.
Mixer adonan sebentar untuk menghilangkan uap panasnya.

Setelah adonan dirasa sudah mendingin atau sedikit hangat, masukkan telur satu persatu sambil terus dikocok hingga adonan menjadi kesat (seperti kalis tapi lembek).

Itulah kenapa memasukan telurnya sedikit demi sedikit, karena untuk mengontrol adonan agar tidak terlalu encer sehingga bisa displuit.
Untuk mengocoknya juga tidak harus dengan mixer, dengan whiskpun juga bisa dilakukan dan tidak mengubah hasil akhirnya. Siapkan plastik segitiga dan spluit yang diinginkan untuk mencetak.

Cetak adonan sus di loyang sesuai selera, kalau aku mencetak dengan menggunakan spuit Wilton 1 M.

Panggang adonan sus di oven bersuhu minimal 200 derajat Celcius dengan api bawah. Sus butuh panas yang tinggi untuk membuat adonan mengembang sempurna dan kopong ditengahnya. Panggang kurang lebih 30 menit atau hingga berwarna coklat keemasan dan tidak ada busa disekeliling adonan, ini terlihat dari tekstur sus yang kokoh. Juga diperhatikan dalam memanggang sus, pintu oven jangan sering dibuka untuk menjaga suhu oven tetap tinggi

Setelah matang, dinginkan, gunting sedikit bagian sus untuk mengisi isian sesuai selera.

Aku sengaja mencelupkan permukaan kulit sus yang sudah jadi ke dalam Dark cooking coklat cair atau white cooking coklat, plus bisa ditabur kenari/almond, agar permukaan sus tertutup coklat, baru kemudian digunting dan diisi dengan vla susu. Anak-anak suka dengan kulit sus dilapisi coklat

Resep Vla isi
Bahan:
2 btr kuning telur
50 gr tepung Maizena
500 ml susu segar
75 gr gula pasir
1 sdm rhum (optional)

Cara membuat:

Cairkan tepung maizena dengan sebagian susu, kocok lepas kuning telur, satukan. Sisihkan.
Didihkan susu dan gula pasir sambil diaduk hingga gula larut. Tuang larutan tepung maizena, aduk cepat dan rata, biarkan mendidih sekali lagi. Angkat. masukan kedalam kulit sus setelah dingin

Tuesday, January 04, 2011

Para Penyemangat itu

Membaca sebuah curcol atau curhat colongan dari seorang teman yang merasa gagal, sedih dan menjudge dirinya tidak berbakat dan tidak bisa membuat kue walaupun sudah berkali kali belajar dan mencoba. Saya jadi tergelitik untuk mengcopy paste baik curhatannya maupun nasehat2 dan penyemangat2 membalas email curhat tersebut :

Rini
"waktu brenti krja 2 tahun lalu kebayang deh mau coba banyak resep kue2, pokoke yg indah2 deh.. eh ternyata o trnyata..nurutin nasihatnya bu fat bikin yg gampang dulu..bubur sumsum..lulus..selanjutnya..gagaaaalllll terus.
bikin martabak manis resep mami stela kok ya ga banyak bolongnya..jadi waktu dipotong kaya kue bukan martabak
bikin kue cubit kok ya kayaknya ada yg kurang..bawahnya juga agak gosong pdal dahpake api kecil banget
bikin kue pancong kok ga seenak yg diabang-abang..
bikin kue cucur..lengket ket..
bikin cireng juga gak kenyel enak gitu....anakku ogah tu makannya :))
pdhal pengin banget bisa bikin jajanan secara di johor sini kue jajanan terbatas banget variasinya.
pdhal jga pengin bnget bisa ngenalin makanan (jajanan) khas indonesia ke ttangga2.
boro2 ngayal bisa bikin kue cantk kya mba rindu n suhu2 lain...:(
jadinya pengin beli mikser mikir dulu (kepake gak ya..), ngeliat oven, pengin, tapi balik lagi kebentur prasaan takut sia sia

akhir april smpai awal mei depan mo balik jkt..kalo ada kursus ncc tuk bikin kue2 jajanan saya pasti pengin ikut...
nanti kalo udah nambah ilmunya masih gagal juga berarti emang saya cuma bisa masak gak bisa bkin kue"


Daaan setelah itu, banyak email simpati yang memberikan dorongan, semangat, motivasi dan bahkan cerita pengalaman pribadi sekaligus curhat juga karena mempunyai pengalaman yang sama tetapi kemudian menemukan jalan suksesnya.

Tersentuh dan sangat termotivasi dengan email-email balasannya, aku kutip beberapa kalimat dari email2 sahabat yang sangat memotivasi saya untuk tidak pernah berhenti belajar dan mencoba. Karena saya pun seringkali gagal dan putus asa dalam membuat kue.

Citra Kusuma :
http://radissacakecatering.blogspot.com/
"Karakter orang ternyata emang berbeda - beda ya. Ada yang gagal sekali, menangis 2 hari. Ada yang gagal maning gagal maning, ya cuma cengengesan aja mentertawakan diri sendiri, lalu mencoba lagi.

Mungkin Mbak Rini perlu sesekali ketemu suamiku, salah satu saksi sejarah betapa panjaaaaang perjuangan ku mendapatkan cake yang nggak bantet, risoles yang nggak pecah, bubur sumsum yang lembut, kulit pastel yang renyah, kuker yang legit dan cantik. Waktu demi waktu *halahhh* dilalui dengan penuh rasa geli dan acara mentertawakan diri sendiri itu sudah jadi cerita sehari -hari. Malah sekarang suami sering nggodain, kangen ama kue yang bantet. Padet berisi dibading chiffon cake yang lembut ringan itu. Hhehehee.

Jadi inget pembicaraan singkat dengan mbak Rindu di Teras Kota sewaktu Acara Demo kemaren. Mbak Rindu cerita, merasa kemungkinan "tak terberkati" dengan urusan dekor butter cream ( ini juga terjadi pada Lily Tyu, ya kan Ly...). Sementara kita tahu mbak Rindu dan Lily Tyu termasuk orang - orang berbakat dalam urusan dekorasi fondant. Sebaliknya, aku sendiri jauuh lebih nyaman berurusan dengan Whipcream, Buttercream, dll. Kalau disuruh bikin figurin, hadeeuhhh...berkerut kening dulu deh nerima orderannya. Hahhahhaaa..ujung - ujungnya lempar order.*ihikk

Pernah juga berbagi cerita dengan Mbak Peni, sang maestro dekorasi cake kita. Betapa Allah sedang berbahagia ketika menciptakan jiwa seni di diri Mbak Peni, hehhehee. Semua yang dihasilkannya, tidak ada yang tidak indah. Tapi sebaliknya Mbak Peni sendiri bilang, sering tidak habis pikir ada orang - orang tangguh dibalik pekerjaan catering. Jumlah orderan banyak, tidak jarang harus begadang bahkan tidak tidur semalaman. Nah, lho jadi siapa lebih jago dibanding yang lain?

Yang Mbak Rini coba kan kue - kue tradisional, yang memang tidak gampang. Barangkali malah ketika membuat cake, mbak Rini tidak perlu melalui cerita sepanjang ceritaku melalui kebanteta-an demi kebantet-an *jiaahahhahha. Kuncinya ya harus tidak pernah berhenti berusaha, sesulit apapun itu"


Marlian Masri
http://dapurajaib.co.cc/
"jadi mau ikutan curhat ,melirik dari pengalaman lian yang sama sekali ga bisa apa2 dan tidak punya apa2 dan sampai bisa bakulan kue ,dan memang berpikir positif itu yang bikin saya berubah ,jangan tanya berapa modal kerugian karena bikin kue yang gagal ,klapertart yang bolak balik di komplain pemesan karena kurang pas dengan selera mereka sampai menemukan yang pas ,tapi ya itu mba semua lian lakukan dengann usaha dan niat yang terbaik ,kalo pun gagal ada pelajaran yang bisa diambil ,hidup kita bukan hanya di dunia mba ,bagi lian walaupun kita bikin kue gagal dan menurut kita jadi mubazir karena buang2 bahan tapi ternyata bahan yang kita beli dan mubazir itu ada rejeki tukang telur ,dan tepung ,yang kita beli ,setidaknya masi ada hal yang baik kita buat orang lain .."


Meinawati
http://saga-kitchen.blogspot.com/
"Setelah sekian lama ikut kursus ini itu, ternyata minatku bukan di BDCK yg cantik2. Banyak alasannya sih, dari yg kayaknya bikin kue gak bisa rapi, ide yg terbatas, gak pinter bikin figurin...hehehe... Walaupun ada beberapa pesanan yg datang dan konsumen puas, tapi kayaknya mengerjakannya membutuhkan effort yg lebih buatku. Ibaratnya kalo temen-2 bisa mengerjakannya dengan bersiul-2, aku mengerjakannya dengan nyureng, stress..hehehe...

Tapi ternyata aku enjoy dengan kue kering dan snack. Akhirnya sekarang lg pengen menambah spesialisasi kuker dan cake (bukan yg cantik tapi..)
Trus alhamdulillah, walopun jual bebek cuma via milis dan dari mulut ke mulut, tapi sudah punya pelanggan setia"


Tita Arsita
http://www.homemadecuisine.blogspot.com/
"Mbak, saya kursus fondan di ncc dari th 2005 tapi baru 2 kue fondan yg selamat jadi kue utuh (yg satu ya hasil kursus itu, hahaha), yg lain2 letoy smua krn ALhamdulillah saya dikaruniai tangan yg selalu basah berkeringat :)
Tapi krn saya enjoy masak, ya udh saya nikmati aja masak, lama2 jd sering modifikasi dan coba2 ikut lomba, mulai dr 17-an, lomba nasgor ncc sampai tabloid/majalah, entah udh brp puluh lomba sy ikuti. Yg terakhir cm krn nasi goreng, bisa dikirim ke world expo di china mewakili indonesia, pdhl apa sih kerennya nasi goreng, hehe...
Jadii.. Jangan menyerah ya mbak, maju terus..suatu saat akan memertik hasilnya"


Erlin
"kadang kadang aku juga suka ngerasa bakat ga sih bikin kue? suka pengen nangis kalo bikin kue yang sering aja masih ga bagus (apa lagi kalo buat jualan). sempet sampai baking ulang, dll. dipikir2 hitung2 latihan ada yang bayarin, tapi kalo pas prakteknya, udah cape pol (bikin kue kering) tapi hasilnya ga memuaskan, stres mesti bikin ulang karena buat jual. Untung dari jualan malah buat budgetnya kue yang gagal. PROSES PEMBELAJARAN YANG MELELAHKAN."

Dan Akhirnya curhat ditutup dengan nasihat seorang Ibu, Guru, Kakak, dan Sahabat yang tidak pernah berhenti memberikan ilmu dan dorongan2nya :

Ibu Fatmah Bahalwan
“nanti kalo udah nambah ilmunya masih gagal juga berarti emang saya cuma bisa masak gak bisa bkin kue”

Sengaja saya kutip kalimat diatas dari email curhat yang dikirim oleh Rini Indah dalam rangka ingin memberikan penekanan bagaimana kita belajar berpikir positif. Seorang yang berpikir positif tidak akan mengatakan bahwa dirinya “Cuma bisa masak”, tapi dengan bangga dia akan katakan bahwa “saya bisa masak!”. Karena ketrampilan memasak adalah sebuah kelebihan tersendiri yang dimiliki oleh seseorang yang patut disyukuri.

Dari pengalaman saya mengajar, banyak sekali diantara siswa NCC (kalau boleh sy sebut begitu) yang sangat pandai membuat kue dan menghias kue secara luar biasa, tapi mereka tak bisa memasak. Saya yakin bila mau, sebenarnya mereka juga bisa memasak. Akan tetapi begitu cintanya pada kue membuat mereka tidak menekuni ketrampilan memasak secara detail.

Bila dijabarkan secara profesional memasak dan membuat kue adalah bidang yang berbeda. Bahkan profesi decorator dan bakers juga sangat berbeda. Bila kita lihat di Bakery atau Hotel, pekerja bidang dekorasi kue dan pembuat kuenya sendiri berada dalam tempat yg terpisah.

Saat sy menulis email ini kebetulan saya sedang menulis juga sebuah artikel yang menceritakan bagaiman seorang Niken Larasati akhirnya memilih menjadi “tukang nasi bakar” diantara hiruk pikuknya bisnis cake cantik dengan hiasan fondan figurin. Bukan berarti Niken tidak bisa membuat dan menghias kue, tetapi bila ternyata nasi bakar lebih dapat membuatnya merasa nyaman, ini adalah pilihannya.

Well, saya hanya ingin mengajak kamu untuk lebih banyak bersyukur dan berpikir positif. Karena tidak ada satu kue-pun yg tidak bisa dikerjakan oleh siapapun. Syukuri saja dulu apa yg sudah km bisa, dan ayo belajar lagi untuk kue-kue yang kamu ingin bisa. Bila kemaren masih gagal, itulah sebuah perjalanan untuk bisa. Artinya km harus belajar lebih baik lagi untuk bisa. Jangan pernah sekali-kali menghukum dirimu sendiri dengan mengatakan bahwa kamu tidak berbakat membuat kue. Karena menghukum diri sendiri dengan cara demikian adalah dosa.



Monday, January 03, 2011

Pie Susu


Pie Susu jadi andalanku di HMFF 2011




Oleh-oleh khas Bali selain kacang disco yang aku tahu Pia Legong dan Pie Susu. Kebetulan anak-anak suka pie susu, tapi aku penasaran dengan bentuknya yang tipis dan kurang berasa susunya. Kenapa tidak buat sendiri dengan isian vla susu yang lebih tebal ? bongkar-bongkar resep, cari info sana sini akhirnya dapat inspirasi dari mbak Yuli smile cake , nyontek ya mbak, resepnya mudah nih :

PIE SUSU

bahan kulit pie :
160 gram terigu
100 gram margarin
aku tambahkan 1 sdt gula halus
uleni bahan kulit hingga kalis atau tidak menempel di tangan
cetak di loyang pie kecil2 atau besar kemudian sisihkan
Apabila masih terlalu kering untuk bisa dicetak, bisa tambahkan air es 1-2 dsm sampai bisa dicetak
Bahan isi - vla susu

6 kuning telur
1 kaleng susu kental manis (kalau tidak suka terlalu manis bisa dikurangi)
1 st pasta vanilla
air panas 200 cc
Aduk bahan isi sampai larut semua, saring agar serat telur tidak masuk
setelah itu tuang kedalam cetakan pie yg sudah terisi adonan kulit.
Panaskan oven terlebih dahulu.
Panggang pada suhu 160 derajat kurleb 45 menit
Aku menggunakan cetakan pie standar, bisa jadi 20 buah

Paling enak kalau dihidangkan dingin....
Jadinya kulit pie yang renyah, isi vla yang manis dan terasa susunya, tebal dan lebih enaaaakk dari pie bali, puass banget

Tuesday, December 28, 2010

Bali Year End Trip 2010

Pura Ulundanu - Bedugul

Teras Vilarisi Hotel



Pantai Dreamland- Pecatu.
It's amazing

Dreamland

Vilarisi Hotel

Sunset di Tanah Lot



Sisi lain Tanah Lot





Iringan sembahyang di Pura Tanah Lot

Pantai Karang - Tanah Lot


Tanah Lot

Taman Danau Beratan

Lalar belakang Pura Ulundanu ditengah Danau Beratan - Bedugul


Tebing dan Pura di Uluwatu

Uluwatu

Batu Kapur di GWK

Patung Garuda di GWK

melihat ikan di Glass Bottom Boat

Snorkling - Tanjung Benoa

Snorkling - Tanjung Benoa

Siap terjun ke laut

Adek Nadhif, masih tegang diajak snorkling

makan malam setelah jalan seharian

Pura di Ubud

Pusat kota Ubud - kota seni

Diskusi seru dengan nyemot - Monkey Forest Ubud

aduuh gateeel banyak kutu

Tepi Danau Batur - Kintamani

dari atas view point memandang Gunung dan Danau Batur - Kintamani


Istana Tampak siring

Perjalanan kali ini memang sudah direncanakan dari 6 bulan sebelumnya. Keinginan anak-anak untuk melihat pulau Bali juga sudah dari tahun lalu, hanya waktu dan keuangannya saja yang belum pas. Memang segalanya harus pas baik waktu, dana, kesempatan, kondisi dan ijin dari yang diAtas baru bisa terlaksana. Kali ini aku mempersiapkan selengkap mungkin tour Bali. Beberapa kali ke Bali aku belum pernah menjelajah seluruh penjuru pulau, dan kali ini dengan niat anak-anak harus dibawa keliling pulau Bali dengan tujuan yang cukup lengkap untuk standar tour.

Yang pasti Liburan kali ini bisa disebut Fun Educational Trip, sambil liburan tetapi memberikan sesuatu pengetahuan pada anak-anak salah satu pulau dan budaya Indonesia yang sudah dikenal dunia. Makanya route tournya pun lebih banyak ke tempat wisata dibandingkan tempat hiburan dugem seperti dulu ayah ibunya datangi kalau ke Bali..hehehe....

Browsing dari Bulan Juli, untuk keberangkatan musim libur Desember 2010, harga tiket semua pesawat sudah penuh untuk promonya, maklum high season, sedikit diatas harga rata-rata, tapi dengan pertimbangan Insya Allah bisa tertutup dananya, akhirnya diambil tgl 19 s/d 24 Desember 2010, Alhamdulillah pass bener Bunda ambil tanggal dimana anak-anak sdh terima rapor dan mulai libur akhir tahun.

Tiket, sukses dipesan, tinggal cari hotel, dapat harga dari Panorama Tour harganya sama dengan Raja Ticket, sepertinya mereka satu group. Setelah beberapa minggu searching hotel di Bali, perlu waktu untuk bisa menyesuaikan segalanya, bolak balik buka website hotel dan telpon hotel di Bali, dicari yang sesuai budgetnya, tempat tidurnya, lokasinya, fasilitasnya, plus feeling seorang traveller. Alhamdulillah dapat di Puri Dibia Hotel dan Vilarisi di Kuta. Masalah Hotel pun selesai.

Terakhir adalah mempersiapkan tujuan wisata dan transportasi, kembali browsing bolak balik, tujuan2 wisata Bali yang paling sering dikunjungi wisatawan, tetapi juga cocok untuk dikunjungi anak-anak. Selain itu beberapa minggu sebelum keberangkatan kita coba pesan mobil sewa dan driver. Setelah Itinerary dibuat beserta budget dan tujuan wisata, barulah bunda sodorkan ke ayah...silahkan diperiksa ayah, ada yang kurang cucok? hehehe...untung si ayah setuju-setuju saja. Tour Plan, Done. Let's go holiday kids.....

Minggu, 19 Desember 2010
Pesawat take off jam 19.20, tiba Denpasar pukul 23.00 dengan delay 20 menit. kebetulan pergi bersama adik ipar ku Dian yang menyusul suaminya, adikku Reyza yg sdh 2 bulan sebelumnya pindah kerja di Bali. Tiba di bandara Ngurah Rai dijemput Reyza dan sebelum check ini di Puri Dibia Hotel, kita sempat cari makan dahulu, anak-anak kelaparan.
Check in almost midnight, family room yang aku pesan ternyata nyaman untuk kita berlima, dengan satu King size di bawah dan 2 bed besar lantai atas. good choice.

Senin, 20 Desember 2010
Kintamani & Ubud
Pagi hari kita baru selesai mandi dan breakfast jam 10 pagi, mobil dan supir sudah siap menjemput. Aku tunjukan itinerary ke driver yang sekaligus guide kita, Pak Surya, dia bilang, "Bagus bu routenya" Hehehe...namanya juga nyontek travel pak. Perjalanan hari ini ke arah Utara Bali, Kintamani.

Route pertama ke Istana Tampaksiring, hanya bisa melihat halaman luarnya, karena ternyata kalau masuk harus booking 3 hari sebelumnya, fine. Lanjut Kintamani, setelah 1,5 jam perjalanan dari Denpasar dengan berhenti sekitar 15 menit dari Istana Tampaksiring, kita tiba di atas Danau Kintamani. Dari view point di dataran tinggi terhampar pemandangan Gunung Batur yang indah tertutup awan dipuncaknya, sementara dibawahnya Danau Batur tampak indah membentang di kaki gunung, keren banget pemandangannya. Dengan mobil kita diajak oleh pak Surya menuruni jalan berliku dan sempit tetapi dengan pemandangan yang tidak biasa, hamparan batu-batu besar yang mulai merumput terhampar sejauh mata memandang, batu-batu itu adalah batu vulkanik yang terlempar ratusan tahun lalu pada saat Gunung Batur meletus. Hamparan batu vulkanik itu juga menjadi salah satu pusat penelitian Jepang dan Jerman, hebat. Setiba di sisi Danau Batur, ternyata tidak ada tempat peristirahatan, hanya ada pemandian air panas. Jadi kita hanya makan pagi di dalam mobil dengan bekal nasi bungkus yang sempat aku beli didepan hotel. Alhamdulillah kenyang dan puas.

Perjalanan lanjut ke Ubud, dimana ada Monkey Forest dan Pusat Seni Ubud. Di Monkey Forest dengan ticket seharga 20rb dewasa dan 10rb anak2, kita masuk ke dalam hutan yang berisi full monyet2 hehe, ade Nadhif yang stress, takut sama monyet-monyetnya. Dari Monkey forest kita ke pusat seni Ubud, foto-foto sebentar di depan Pura nya. Karena waktu sudah jam 6 sore, kita langsung kembali ke Hotel, sempat mencari makan di Oenpao dulu, resto yang juga sudah kita tahu makanannya, dan terlihat tempatnya nyaman untuk anak-anak karena sudah seharian jalan. Jam 20.30 kita tiba di Hotel langsung tidur...night night

Selasa, 21 Desember 2010
Tanjung Benoa, GWK, Uluwatu
Karena hari Senin sudah ke daerah pegunungan, route hari ini kita bermain laut. Pantai Tanjung Benoa, sesuai rencana mau mengajak anak-anak untuk Watersport. Berbagai pilihan permainan air ditawarkan, dengan harga yang relatif sama untuk setiap operatornya, untungnya aku sudah browsing, sehingga untuk tawar menawar harga akhirnya sesuai dengan informasi di internet, hehe makanya jangan malas browsing cari info biar nggak dibohongin. Kita pilih Snorkling dan Banana Boat untuk berlima, sekaligus naik Glass bottom boat, perahu yang dasarnya kaca supaya bisa melihat ikan dan karang di dasar laut. Puas rasanya memperkenalkan snorkling kepada anak-anak, mereka bisa melihat pemandangan dasar laut dari permukaan laut sekaligus memberi makan ikan-ikan laut......Beautiful.

Setelah puas bermain laut, perjalanan dilanjutkan ke Patung Garuda Wisnu Kencana / GWK, tiket masuk pr orang 20rb tetapi sudah including, sketch painting, tattoo, dan Tari Kecak. lumayan murah dengan paket sebegitu banyak. di GWK kita cuma melihat patung raksasa Wishnu dan kepala burung Garuda, serta bukit kapur yang terbelah belah, standar GWK laah, hanya memperkenalkan pada anak-anak.

Dari GWK perjalanan dilanjutkan menuju Uluwatu, Pura yang terletak di ujung selatan pantai Bali dan berada di puncak tebing, aiiih indaah sekali pemandangan tebingnya. Dari ketinggian ratusan meter diujung tebing berdiri Pura Uluwatu, dari pinggir Pura terlihat tebing curang dan deburan ombak memecah karang dibawahnya, dramatis. Kebetulan udara mendung, sehingga kita tidak sempat melihat sunset, tidak apa, tanpa sunset pun pemandangannya sudah sangat amazing.
Jam menunjukan pukul 18.30, ketika kita meninggalkan Uluwatu. Mencari makan malam dahulu, sebelum kembali ke Hotel. Tengah malam, aku sempat penasaran dengan Nasi Pedas Bu Andhika yang berada persis diseberang hotel, buka 24 jam lagi. Aiihhh ternyata enaaak, tengah malam makan nasi 2 piring plus lauk pauk yang bikin nangis, top and recommended. Hari kedua yang tetap menyenangkan.

Rabu, 22 Desember 2010
Bedugul, Tanah Lot, Jimbaran
Hari ke 3 di Bali, waktunya pindah hotel...pagi-pagi kita sudah check out, setelah makan pagi di hotel langsung menuju Hotel Vilarisi di jalan Melasti-Kuta, hotel yang terletak mendekati pantai Kuta plus swimming pool. Kita hanya bisa check ini dan titip barang karena belum bisa masuk kamar, masih jam 10 pagi.
Perjalanan hari ini adalah menuju Bedugul, arah timur utara Denpasar. Bedugul adalah dataran tinggi berudara sejuk dan memiliki pemandangan alam yang indah. Sepanjang perjalanan menuju obyek wisata Danau Beratan, terhampar sawah-sawah terasering dan pemandangan kota Denpasar dari dataran tinggi Bedugul, beautiful. Setibanya di Danau Beratan, ternyata tidak ada biaya apapun. Masuk ke area wisata Danau Beratan disambut taman yang rapi, terawat dengan lapangan rumput hijau dan luas. Ketika tiba persis dipinggir danau, Wowww...ada Pura berdiri di tengah Danau dengan indahnya. Pura Ulundanu. Two thumbs up. Udara dingin dan suasana sejuk dan hening membuat betah berlama-lama berada di pinggir Danau. Jauh diseberang danau terlihat bukit hijau tertutup kabut diatasnya. Narsis abis2an deh dengan latar belakang yang kereen bangett, jadi foto2 terusss.....
Setelah puas memandangi Pura Ulundanu ditengah Danau dan duduk-duduk di Taman Pura yang bersih itu, kita lanjut mencari rumah makan yang kebetulan berada di tepi tebing tinggi dengan pemandangan yang langsung kearah sawah-sawah dibawahnya. Hujan yang turun semakin membuat udara semakin dingin menusuk kulit. Anak-anak jadi lahap makan di udara dingin seperti ini. Alhamdulillah nikmat makan siang hari itu.
Setelah beristirahat siang, jam 14.30 perjalanan lanjut ke arah Tanah Lot. Perjalanan memakan waktu 1,5 jam, tiba di Tanah Lot jam menunjukan pukul 16.00 . Tanah Lot sudah beberapa kali dikunjungi aku dan suamiku, tapi untuk anak-anak adalah yang pertama kalinya. Mereka diperlihatkan Pura Tanah Lot yang terletak di atas karang di pinggir pantai. Kebetulan sedang ada upacara agama, umat Hindu melakukan sembahyang dengan pakaian putih-putih, sama sekali tidak merasa terganggu kekhusyukannya oleh ramainya turis2 yang menyaksikan keindahan pantai dan Pura Tanah lot, sebuah toleransi beragama yang sangat besar dari penduduk asli Bali. Sejenak anak-anak bermain di pantai berkarang tanah lot, ombak yang kencang dan garis pantai yang indah. Awalnya mau melihat sunset, tetapi masih harus menunggu 1 jam an lagi, dan Tanah lot mulai ramai didatangi wisatawan yang juga ingin menyaksikan keindahan sunset dari atas karang. Anak-anak sudah mulai resah karena sudah Tanah Lot makin ramai. Akhirnya diputuskan jam 17.30 kita kembali ke Denpasar.
Malam ini rencananya kita mau makan malam seafood di Jimbaran. Biasanya aku dan suami makan malam di pinggir pantai langsung sambil mendengar deburan ombak malam hari plus melihat pesawat take off dari Bandar udara Ngurah Rai di kejauhan, kereen lampu2 nya. Tetapi malam ini karena hujan cukup deras jadi kita makan malam di dalam restonya, hanya melihat pantai dari dalam resto. Mmhhh...harga cukup mahal, hehehe berasa yaa...secara biasanya kita di Jimbaran selalu diundang dan ditraktir makan oleh kantor masing-masing, tanpa membayar dengan kocek sendiri. Tapi puaslah, seafood nya masih segar dan manis. Kali ini rombongan ditambah Dian dan Reyza adikku yang sudah menetap di Bali, jadi malam itu kita ber 7. Kembali dari Jimbaran hampir midnight, capek dan puas. malam pertama di Vilarisi Hotel.

Kamis, 23 Desember 2010
Dreamland, Kuta Beach, Kuta Square
Hari ini kembali jadwal ke pantai, walau pantai Kuta hanya berjalan kaki sebentar dari Hotel, tapi rasanya pantai Kuta sudah terlalu crowded menurut aku, tidak nyaman lagi untuk bermain main pantai disana untuk anak-anak. Jadi hari itu pilihan nya kita ke Dreamland saja. Pantai yang sudah mulai banyak dikunjungi wisatawan, namun karena akses menuju Pantai Dreamland tidak semudah Pantai Kuta, membuat pantainya terasa masih lengang dan bersih. I die with Dreamland deehhh...Akses menuju pantai Dreamland agak jauh dari main road jalan raya Uluwatu, masuk melalui kompleks elite Pecatu indah, dan kemudian masuk kawasan Klapa Entertainment, milik Tomy Suharto. Tetapi setelah menuruni tebing menuju pantai, tiba-tiba sejauh pandangan mata terhampar pasir putih dan laut lepas yang indaah sekali. Ombak yang tidak terlalu besar untuk bermain dipinggir pantai mengundang anak-anak langsung berlari ke laut berpasir putih...
Udara di pantai awalnya cukup terik untuk bermain pasir, tetapi anak-anak tidak perduli, sampai akhirnya cuaca berganti mendung dan hujan, tidak juga berpengaruh anak-anak tetap bermain pantai, tidak mau berhenti. Baru menjelang sore kita mandi bilas dan kembali ke Kuta.
Sore sampai malam sempat berjalan kaki sepanjang Pantai Kuta dan Jalan Legian, melihat lihat aneka toko-toko berjejer sepanjang Kuta Square, sempat menyaksikan sunset di Kuta Beach, tapi jadi malas berlama-lama, pantai penuh dan crowded oleh wisatawan dan pedagang. Teringat Pantai Kuta beberapa tahun lalu, walaupun ramai tetapi masih nyaman dikunjungi. Entah mengapa Kuta Square dan Jalan Pantai Kuta pun tidak nyaman lagi untuk disusuri pejalan kaki, sudah banyak pembangunan dan galian yang membuat macet serta tidak teratur. Semakin ramai tetapi tidak ditata lebih baik. I miss my Kuta beach....

Jumat, 24 Desember 2010
Sukawati, Denpasar
Hari ini rencana kita ke Sukawati, belanja oleh-oleh dan iseng jalan jalan, Bunda gak niat mau belanja macem2, sepertinya sudah banyak produk Bali di Jakarta, jadi tidak terlalu unik lagi. Sempat juga beli oleh-oleh di Khrisna Tuban, cukup nyaman belanja disana, ada beberapa cemilan Bali dibeli di Khrisna. Hari terakhir di Bali, sore harinya sempat mencoba makan Ayam Betutu Gilimanuk, mau merasakan betutu khas Bali ....ternyata bumbunya sangat terasa dan pedass sekali, enak. Malam harinya kita ke rumah Reyza dan Dian, sempat istirahat dan mandi disana, sebelum akhirnya pesawat membawa kita kembali ke Jakarta.

Bye..bye Bali...

Sunday, December 12, 2010

Bolu Kukus 10 menit

Adonan telur & gula, sebelum dimasukan tepung & susu, putih mengkilat dan kaku


Adonan setelah semua bahan masuk, terus dimixer sampai mengkilat dan halus


Adonan diwarnai 3 warna, masukan dalam cup adonan dasar putih dibawah, ditambah warna merah , tambah lagi warna hijau

Bolkus setelah 10 menit dikukus, masih dalam dandang

Inilah hasilnya, mekrok malu-malu..


Bolu Kukus kurang mekrok yang begini inilah jadinya...nggak keruan bentuknya, malah mirip kembang kol huaaaaa.....kenapa ini bolkus nya ?

Padahal aku sebelumnya pernah juga membuat bolkus dengan resep yagn sedikit berbeda, hasilnya lebih mekar dan ngakak waktu itu, hanya bolunya agak keras, mungkin karena waktu pengocokan yang kurang waktu itu, dan rasanya aku kurang begitu cocok.

Kalau resep yang sekarang ini, masalah rasa mhhh...jangan ditanya enaak dan lembutt ringan seperti kapas, setelah beberapa jam malah semalaman di taruh diatas meja lembutnya tidak berubah, tetap seperti kapas, hebat resepnya, tapi yang bikin kurang jago niiih, mau ikutan Latihan bareng sesama teman2 NCC yang kena kutukan bolkus ahhh....biar dapat penangkalnya...

kalau resep boleh di contek Bolkus 10 Menitnya Ibu Fatmah Bahalwan disini :
Bahan:
450 gr gula pasir
500 gr tepung terigu
1 sdt BPDA
4 btr telur
300 cc air putih / susu encer / santan (aku pakai susu UHT)
1 sdm emulsifer
1 sdt essence pisang (aku pakai essence vanila)

Cara ke 1:

Kocok semua bahan 10 menit, tuang di cetakan yang telah dilapisi kertas, lalu kukus selama 10 menit
Cara ke 2 :

Campur tepung terigu dan baking powder double acting (BPDA), ayak, sisihkan.
Kocok gula, telur dan emulsifier hingga kental, masukkan tepung dan susu bergantian sambil diaduk hingga rata, beri essence, aduk rata.
Pisahkan sedikit adonan, beri pewarna. Tuang kedalam cetakan, kukus selama 10 menit.

Aku pakai cara ke 2, biar jelas step by step nya.

Trus sesuai contekan dari milis, setelah dimasukan tepung dan susu, masih terus di mixer selama 5-7 menit biar semakin lembut dan ringan.

Aku kukus dengan kukusan yang telah panas dan mengepul, tutup dandang di bungkus serbet supaya air kukusan tidak jatuh ke bolu, tutup 10 menit, buka taraaaaa....kok bolu nya malu-malu ya mekroknya...

biar aja, yang penting uenaaak rasanya, bener deh, lembuuut banget...silahkan coba, kalau berhasil mekar sempurna ...Selamat, anda tidak kena kutukan bolu..

 

(c)2009 Soulmate. Blogger Templates created by Deluxe Templates Redesign by Mung Bisnis