Tuesday, September 04, 2007

Recipe - Puding Mocca Nini


Puding ini andelannya ibu ku kalau ada acara2 dirumah, murah meriah gampang dan enak...
secara sekarang sudah banyak berbagai macam rasa dan bentuk puding, tapi yang standar ini yang paling enak menurut gue.....

Puding Mocca Nini

Bahan Puding :
1 bks agar-agar swallow warna coklat
1 kaleng susu kental manis coklat
4 gelas air / 4 takaran kaleng susu kental
1/2 sdt pasta mocca
1 sdm peres coklat bubuk
2 butir kuning telur

Cara Membuat Puding :
Masukan dalam panci bubuk agar-agar, susu kental manis coklat, air, pasta mocca. Aduk dalam mangkuk kuning telur, colat bubuk sampai halus, masukan dalam panci, tambahkan air dari panci biar lebih mudah halus dan rata, masukan kedalam panci. Masak panci agar-agar diatas api sedang sambil diaduk dan mendidih. Siapkan cetakan puting, siram dulu dgn air biar mudah dilepas, apabila sudah agar-agar mendidih tuang dalam cetakan, tunggu sampai kencang, masukan lemari es.

Vla Puding :
1 kaleng susu kental manis putih
2 air putih setakaran kaleng kental manis/2 gelas
2 kuning telur diaduk dulu biar rata
1 1/2 sdm maizena, (kalau mau lebih kental bisa tambahkan lagi 1/2 sdm)
gula sesuai selera, kalau sudah cukup manis ya gak usah ditambah
1 sdm Rhum essence

cara membuat Vla :
Campur di panci susu kental manis air, kuning telur (yg sudah diaduk dulu biar rata). Tepung maizena diaduk dahulu dengan air dari panci supaya tidak bergumpal, tuang kedalam panci vla. Didihkan vla sambil diaduk pelan, terakhir kalau kurang manis bisa tambahkan gula. masukan Rhum essence, aduk. Angkat dari panci dinginkan, masukan ke lemari es.

Hidangkan Puding Mocca dengan Vla dingin-dingin...mhhh......

Friday, August 17, 2007

Happy Birthday to Me





Kalau di TV ada Acara Upacara Pengibaran Bendera Pusaka.. adalah ritual yg selalu terjadi kalau gue ulang tahun hehehe...

Rayain sendiri, masak sendiri, seneng sendiri...
Nggak ada pikiran lain selain mau masak, buat rame2 keluarga...walaupun waktu kumpulnya beda2, selama bulan Agustus. Kebetulan selama bulan ini yang ultah banyak juga, ipar dan keponakanku ultah, plus WedAnn ku sendiri tgl 2 dan tgl 25 nya WedAnn mertua... Happy WedAnd Papa Mama!

Mau tulis2 beberapa resep makanan yang dimasak waktu kumpul2 keluarga...

Ayam Cabe hijau ini memang sengaja aku pelajari dari mama mertuaku plus sedikit modifikasi aku, dipelajari karena jadi "menu wajib bisa" kata suamiku, sengaja juga aku tulis resepnya, supaya ada filenya di Blog, jadi gak hilang Insya Allah....


Ayam Gulai Cabai Hijau

Bahan:
1 ekor Ayam Kampung Pejantan/ Ayam Negeri juga boleh..
Cabe hijau keriting matang 1/2 kg, kurangin dikit kalau nggak mau banyak2
(pilih warna cabe yang hijau tua dan keriting)
Bawang putih 1o siung, iris halus
Bawang Merah 15 siung, iris halus
Kunyit 1/2 ibu jari
Kemiri 4 butir
Lengkuas seibu jari
Daun Salam
Sereh
Kapulaga 5 butir
Cengkeh 5 butir
Biji Pala 1/2 butir
Kayu Manis 1 batang sedang
Air Asam Jawa secukupnya
Gula jawa 1 sdt
Lada secukupnya
garam
Air secukupnya
Minyak goreng agak banyak buat numis bumbu

Cara Membuat :
Haluskan/Blender Cabai hijau bersama kemiri, kunyit, sampai halus. Panaskan minyak goreng, tumis bawang merah dan bawang putih iris sampai harum, masukkan cabai hijau halus, tumis dengan minyak agak banyak, masukan kapulaga, cengkeh, kayu manis, pala, sereh, salam, lengkuas, garam, gula jawa dan garam, tumis sampai bumbu matang. Agak lama prosesnya, karena cabai hijau itu rasanya langu dan mentah, jadi kalau belum matang benar, agak pahit jadinya, biasanya tanda kalau cabai sudah cukup matang adalah dari bau langu dan menyengatnya nya yang sudah hilang. Setelah cabai matang baru masukkan ayamnya, tambahkan air panas sampai ayamnya terendam di cabai, biarkan ayam matang, bumbu meresap, dan keluar minyaknya. Terakhir masukan lada bubuk dan air asam jawa, sampai ayam terasa asamnya atau sesuai selera. Masak sampai ayam matang, dan bumbu cabai berwarna hijau kehitaman, rasa sambal cabai hijau tidak boleh pahit, kalau masih pahit artinya sambal belum matang. Kalau setelah ayam jadi air dan minyaknya banyak mengapung diatas bumbu, boleh dibuang air dan minyak tsb.
Yang penting dalam pembuatan ayam ini adalah kesabaran menanti cabai benar2 matang dan tidak langu, kemudian rasa akhirnya adalah gurih pedas dengan rasa asin dan asam yang berani.....

Untuk semua takaran bumbu diatas adalah perkiraan aku, karena aku sendiri nggak pernah punya takaran baku untuk semua bumbu makanan yang aku buat, jadi kalau seandainya kurang atau lebih ..yaaa kira-kira sendiri aja lah...(hehehe nggak negebantu yak)

Masakan kedua ini hasil mencontek di toko sebelah, maksud gue hasil survei waktu makan2 di berbagai resto, yah lumayan lah contekan nya....


Daging Brokoli Lada Hitam

Bahan :
Daging Has 750 gr, potong2
Brokoli 1/2 kg (berat waktu ditimbang bersama bonggolnya), potong2
Lada Hitam 1/2 sdt tumbuk kasar
Cabe kering 10 buah
Kacang Mede 1 genggam, disangrai dulu
Bawang bombay 1 buah yang super gede, iris halus
Bawang putih 5 siung, iris halus
Garam & gula secukupnya
Minyak Wijen 1 sdm
Saus Tiram 3 sdm
Kecap Manis 3 sdm
Tepung Maizena secukupnya untuk mengentalkan

Cara Membuat :
Tumis Bawang putih, bawang bombay dan garam, masukan daging, tambahkan air, biarkan matang dan empuk (gue sih rebus dulu presto, gak sabar), setelah daging matang, tambahkan saus tiram, kecap manis, minyak wijen, garam dan gula, biarkan sebentar sampai bumbu meresap, masukan larutan maizena sampai kental sesuai selera, masukan cabai kering, kacang mede, dan Lada hitam, aduk rata, terakhir masukan brokoli aduk sebentar, jangan sampai brokoli menguning. Nyaam.....


OOhhh begitu....gue juga baru tahu kalau... :

* Lada Hitam bila ditambahkan sedikit saja sudah terasa hangat dimulut, butirannya lebih kasar dari lada putih biasa, pemakaiannya biasanya di tumbuk kasar, dan yang digunakan hanya hasil tumbukan yang kasar karena hasil tumbukan yang halus bila digunakan akan menyebabkan rasa pedas yang terlalu tajam.

* Cabe kering dapat dibeli langsung di supermarket or toko yg menjual bahan makanan chinesse, tahan lama dan tidak pedas kalau tidak tergigit, hanya sebagai pemanis kalau dalam tumisan.


Resep yang ke 3 ini sih udah biasaaaaa, semua ibu-ibu seantero jagad juga udah hapal diluar kepala mungkin, Secara jadi menu wajib lebaran or hajatan di kampung2.


Sambal Goreng Ati Ampla
Bahan :
Ati Ayam 1/5 kg
Ampla 1/5 kg, rebus dahulu sampai empuk
Santan kental dari 1/2 butir kelapa
Minyak goreng untuk menumis
Cabai Merah 10 buah
Bawang Merah 8 siung
Bawang Putih 5 siung
Kemiri 3 butir
Terasi bakar seujung sdt
Lengkuas 1 jari
Daun Salam
Sereh
Kecap Manis
Gula Jawa 1 sdt
Garam
Cabai Merah Besar 2 buah, iris2 halus

Cara Membuat :
Haluskan/Blender Cabai Merah, Bawang Merah, Bawang Putih, Kemiri, Terasi, tumis dengan minyak goreng, masukan daun salam, sereh, lengkuas, garam, gula jawa, Masukkan ati ayam, ampla rebus, tambahkan air dan 1/2 bagian santan, biarkan sampai ati ayam matang, terakhir masukkan 1/2 bagian lagi santan, aduk sampai santan mengental. Terakhir taburi dengan cabai Merah iris supaya terlihat segar.

Takaran yang aku buat memang untuk jumlah banyak, maklum keluarga besar

Saturday, August 04, 2007

Cooking Time


Gue bukan tukang masak, gue juga bukan jago bikin makanan enak, apalagi koki yang handal, gue sebelum nikah juga perempuan paling manja yang ke dapur hanya buat ambil piring, gue juga menantu bloon yang di awal nikah pernah buat geleng2 mertua karena nggak bisa bedain lengkuas dan jahe, sooo gue hanya ibu rumah tangga yang "awalnya terpaksa" memenuhi permintaaan suami yang punya selera makan tinggi, plus anak2 yang memerlukan makanan sehat, tanpa jajan di luar dan menghemat uang belanja.

Tapi hadiah terindah yg gue dapat karena "keterpaksaan" itu adalah I love cooking till death...dan menjadi salah satu cara menghilangkan stress gue yg paling ampuh, berhadapan dengan wajan, kompor or oven, hilang terbang semua masalah.... That's why I miss week end so much, because I can cook as much as I want, staying in the kitchen as long as I can.

Suamiku pernah sempat bengong lihat istrinya tiba2 tengah malam buta bongkar2 peralatan masak dan nyalain kompor di dapur, dia pikir gue ngelindur or mimpi, padahal gue sudah 2 jam gak bisa tidur kepikiran tugas2 kampus yg mbludak, stress berat gue.
Tiba2 aja kepikiran mau masak.
Bikin kue lah gue pagi buta itu, jam 1 pagi kelar...nikmaaat banget tidur, gue setelah itu tidur nyenyak bo !

Jangan salah, dan jangan berpikir kelewat tinggi....masakan gue juga standar2 saja, rasanya juga biasa aja, seperti yang dibuat kebanyakan ibu lainnya, tapii.....GAK PENTING pokoknya sesuai selera suami gue, yang punya lidah Padang, lidah Sumatera yang susah dibuat belok, pokoknya anak2 gue nggak perlu beli kue2 or makan makanan junk food dan aneka jajanan gak sehat diluar sana.....it's enough for me.

Thursday, August 02, 2007

Ten wonderful years

August 2
1997 - 2007


Ten wonderful years
That's time enough
for me to fall in love with you over and over again...
time enough to make me happier
than I've ever been before...
time enough for us to grow even closer.

And yet I will always want
more time with you--
to appreciate the wonderfu
l things you do, to share our deepest feelings,
and to love you even more than I do today.

I just love how you do what you do!

Happy 10th Anniversary With Lots of Love

Friday, July 06, 2007

Travelling - Edisi Wonogiri Trip

Halaman Rumah Oma Solo Luas buat main

Acara perpisahan panti di Mesjid Wonogiri

Jagoan kembar gue nyuci di kali


Cucu Oma

Tempat : Wonogiri, Jawa Tengah
Acara : Arisan Keluarga
Orang Jawa ?
Bukan...Orang Padang..
Lho?..........
Tujuan : Silaturahmi, liburan sekolah anak, sayang suami..mertua..and keluarganya ( I love you all)

All pictures are here

Perjalanan kita selanjutnya adalah Jawa Tengah, tepatnya ke Wonogiri....
Dan inilah Arisanku yang paling jauh jaraknya, Jakarta - Wonogiri ! Te O Pe Be Ge Te deh!
Arisan keluarga bisa antar propinsi gitu, pesertanya memang ada yang di Cirebon, Purwakarta, Wonogiri, Jakarta. Itu tuh yang buat gue kagum sama keluarga suamiku, biar jauh2an tapi silaturahmin tidak boleh putus, keujung duniapun didatengin untuk silaturahmi...suatu pembelajaran buatku dan anak2.

Namanya Arisan Paralaweh, karena asal daerah di Padang Sumatera Barat sana ya Paralaweh itu...asal muasal keluarga Papah mertuaku...

Di Wonogiri adalah rumah Inyak, adiknya Papa, diatur Arisan disana bulan Juli supaya bertepatan dengan liburan anak sekolah. Akirnya diputuskan arisan tanggal 1 Juli di Wonogiri, berangkat dari Jakarta hari Jumat tanggal 29 Juni.

Jumat, 29 Juni 2007
Berangkat dari Jakarta jam 06.00 pagi, naik 2 mobil beriringan keluarga suamiku dan adik2nya plus mertuaku dan keponakan2. Masing2 dari rumah sehabis subuh, janjian ketemuan di Rest area KM 57 di Cikarang jam 7.30, dari sana lanjut lagi perjalanan nonstop ke arah Bandung, Garut dan Tasikmalaya, kita memang memilih Jalur Selatan, dengan pertimbangan jalannya lebih sepi, dengna pemandangan yang lebih enak dilihat, karena melalui bukit dan hutan, dibanding jalur utara yang kebanyakan bus, tronton dan truk2 besar.
Jam 11.30 persis lewat Mesjid Raya Tasik, Alhamdulillah, pas dengan waktu shalat Jumat dan makan siang, kebetulan didepan masjid ada rumah makan besar, yang representatif buat istirahat dan makan siang. Setelah shalat Jumat dan makan siang, perjalanan dilanjutkan lagi ke arah timur, melewati ....... menjelang Magrib kita istirahat lagi di daerah ...yang kebetulan ada mushala nya juga, sekalian makan malam, dengan andelan rantang mama..hehe..kalau udah masalah nyangu makanan si mamah emang paling lengkap deh, nasi bungkus plus lauk pauk lengkap plus lalapnya..siip deh. Kemudian perjalanan dilanjutkan nonstop ke Wonogiri. Jam 10.30 baru tiba di sana, perjalanan tergolong lama, karena kita benyak berhenti istirahat dan buang air kecil, maklum bawa anak2 dan orang tua. Dirumah Inyak, ternyata sudah digelar karpet di ruang tamu dan ruang tengah, kamar juga sudah disiapkan untuk diserbu rombongan, kasurpun digelar, cape..anak2 gue jejerin di atas kasur diruang tamu, biar dapat angin yang agak banyak, Bapaknya anak2 nggak gue pikirin deh mau tidur dimana, yang penting anaknya duluw,..ternyata Bapake tetep nyari gue buat guling hihihi..kebiasaan dirumah gulingnya gak boleh ilang.

Sabtu 30 Juni 2007
Pagi pertama di Wonogiri, segerrrrr...halaman rumah Inyak luas bagnet, banyak pohon2 mangganya, anak2 gue pagi2 udah ngilang aja, ternyata ke rumah tante Jun, di sebelah rumah dibikinin mie rebus, senangnya mereka. Jam 10an diputuskan kita berangkat ke Tawangmangu, pemandian air terjun 60 km an dari Wonogiri. Perjalanan Wonogiri Tawangmangu hanya 1,5 jam dengan mobil pribadi, yang nggak nyangka ternyata letaknya nun jauh dibawah dengan menuruni ratusan anak tangga, woalah capeknya, minta ampun. Tetapi sampai di air terjunnya sih anak2 seneng banget, dengan noraknya mandi-mandi dan nyuci baju di kali. Pulangnya lumayan gempor naik lagi soalnya tangga ratusan itu...kasihan anak bontot gue, si gembul ngos-ngosan sampai merah mukanya. Dari Tawangmangu kita langsung pulang ke Wonogiri...cape deh...
Malamnya rame2 jalan2 ke Solo, muter2 keliling kota, cari makan di malam hari, makan ayam bakar, trus beli wedang ronde hangat buat dirumah...udara dingin enaak.

Minggu, 1 Juli 2007
Hari ini hanya punya schedule mengunjungi acara Panti Asuhan, yaitu acara perpisahan untuk anak2 yang sudah lulus SMA, diadakannya di Mesjid Wonogiri. Alhamdulillah senangnya lihat mereka bisa sekolah dengan biaya yang dikumpulkan oleh Ibu-ibu pengurus dg ikhlas mengurus semua keperluan sekolah beserta uang sekolah bulanannya dari SD sampai dengan SMA.....
Pulang dari mesjid, teler deh, kita ngobrol2 aja di teras rumah inyak, ketawa-ketawa, lihat anak2 gue lari2 di halaman, nyanyi-nyanyi....seneng deh...trus ngocok arisan deeeh....ditentukan arisan berikutnya di rumah sepupuku di Bekasi...
Malah hari tidur seperti biasa bertebaran di lantai...kalau gue yang penting anak2 semua nyaman tidurnya, ibu or bapaknya ngalah merosot ke tiker....

Senin, 2 Juli 2007
Jam 10 pagi sudah siap semua berangkat ke Jakarta, setelah dijamu makan pagi dirumah tante Jun, akhirnya rombongan balik ke Jakarta. Kembali lewat Jalur Selatan, semua ketagihan lewat sana, enak sih, santai, sepi, bisa sambil lihat2 pemandangan.....
Kali ini perjalann kita nggak mau kebanyakan berhenti, makanan untuk anak2ku sudah aku siapkan dimobil, nasi2 bungkus sudah di siapkan untuk makan siang anak2. Agak repot memang kalau makan dimobil, belum kalau ada yang muntah...wuih refot. Lepas Maghrib baru berhenti di rumah makan Pringsewu, beberes dan cuci muka, shalat, udah seger lanjut lagi.....
Alhamdulillah kita tiba di Jakarta jam 1.30 pagi, udah lemes total...

Selasa, 3 Juli 2007
Jam 05 pagi udah bangun lagi, mandi, shalat subuh, berangkat kantor.....hehehe huebat (memuji diri sendiri...maap), dikantor ? kayak habis minum morphin, melayang diudara, nguantuk banget...

Anyway, I love travelling .....kali ini perjalanan ke Jawa Tengah memang tidak banyak mengunjungi tempat2 wisata, berhubung sudah sering, tapi yang penting adalah kebersamaan bersama keluarga adalah moment penting buat anak-anak ku....semoga mereka mengenal dan memahami arti silaturahmi sebenarnya.

Monday, June 18, 2007

Berawal dari Perut...






Lihat doong makanannya (kamera tersembunyi..hihi)

Yessy, Natalie, Aty
Yanti, Nesya
Ade, Aty

Kalau dirumah keinginan gue yang paling susah diterima suami adalah nyoba restoran baru or menu baru ..padahal sudah gila2an promosi restonya, teteup laki gue nggak bergeming mencoba, kalaupun terpaksa terdampar di resto tsb, menu yang dipesen juga teteup sama ..Nasi goreng or Mie ayam paling banter...nggak mungkiin nyoba yang laen, "Belum jelas rasanya, nanti kalau nggak sesuai selera gimana?"(iih..namanya juga nyoba Om) Padahal sudah gue referensikan berbagai macam menu yang menurut gue enak, gak juga terpengaruh ..Nasi goreng..is the best..hidup nasi goreng, merdeka atau mati !

Dan bersyukur alhamdulillah, serta nggak disangka-sangka dengan seleksi alam yang nggak diatur, dikantor gue ketemu sahabat-sahabat tersayang dari habitat sejenis yang tukang makan dan test food semua resto dan menu baru, apalagi kalau ada tulisan P r o m o atau D i s c o u n t, dari mulai yang bayar cash sampai hampir ngabisin gaji bulanan atau pake berbagai macam kartu kredit yang menawarkan diskon dari mulai 20%, 30%, 50% mungkin kalau ada yang 90% (hihii cuma bayar 10% dari harga makanan...tapi dilempar sama pelayannya).

Truus kalau makan..WOW..kayak Sundel Bolong, nggak ada kenyangnya, gak perduli harganya sudah lewat budget, bayar urusan belakangan, kalau sudah kenyang yang mahal juga berasa murah, ampuon deh. Percaya ngga, semuanya perempuan, tapi punya jenis perut yang sama lebar, apa saja masuk bisa masuk, apalagi yang enak-enak....

Yang pasti disamping urusan perut, tanpa sahabat2 gue terchayank ini, gue nggak mungkin bisa ngelewatin hari2 gue di kantor, bayangin aja seribu satu masalah dikepala yang harus dilewatin, ..diteriakin & diomelin bos, ujian or tugas2 di kampus, ngurus anak, ditinggal pembokat, belum kerjaan kantor yang bertumpuk, dan semua yang bikin kepala mau meledak. Tanpa ada mereka disekitar gue, pasti berat banget rasanya, minimal mereka bisa bikin gue ketawa dan tersenyum tiap hari, hal2 kecil yang besar banget artinya buat gue untuk ngelewatin hari2 kerja yang heboh itu.

Aty, Ade, Natalie, Yessy, and everybody supporting me in my difficult time..
Nothing can brighten a day... like a happy little splash of friendship, so glad we're friends...
Thanks guys..

Family Park - Alam Sutera















Promosi..promosi...nggak usah jauh-jauh cari hiburan ditengah kota, kalau tinggal di Serpong, Karawaci, BSD dan Bintaro pergi saja ke Alam Sutera, disana ada Family Park, yang lengkap, mulai dari out bond, taman air, put-put golf, chocho train, fun cars, foodcourt, pokoknya lengkap dan menyenangkan, harganya reasonable lagi. Kalau dari Jakarta juga sudah gampang kok, mau dari arah Tol Tangerang bisa,..Tol BSD juga bisa.....

Arena yang ada di Family Park Alam Sutera yaitu :

Wonder Kidz. Arena nya memang khusus untuk anak2, kolam renangnya juga isinya mainan semua, yah seperti Waterpark or waterboom lainnya lah, tapi ini lebih kecil, lebih mungil dan lebih murah pastinyaaaaaa. Suka kepusingan sendiri kalau tempat mainnya terlalu besar, susah nyariin anak kalau ilang or terpisah, maklum anak 3 heboh jagainnya, kalau di Alam sutra kan arenanya kecil jadi kita bisa duduk santai memperhatikan anak hanya dari Food court yang letaknya persiiis di samping kolam renang, nggak usah takut keilangan anak kan ? lagipula pengantar tidak perlu bayar full kalau tidak berenang, pokoke nggak banyak aturan deh, seperti tempat2 lain yang bawa makanan anak ke area sekitar kolam aja dilarang.

Putput Golf. Tempat lain yang masih dalam kompleks family park adalah Putput Golf, yah bolehlah sekali kali nyobain anak main golf, gayanya sudah seperti pemain prof aja, padahal kalau nggak masuk lobang dibantu pake tangan sendiri.

Kampoeng Maen. Yang seru adalah outbond "Kampung Maen"nya, mulai dari Balita sampai outbond dewasa ada disana, seru lah, enaknya sih kalau mau coba outbond anak2 harus dengan rombongan jadi seru dan ada teman2nya. Ayo..ayo..ada yang mau join, kalau mau bareng anak2 gue ya.....

Kebetulan waktu bawa anak2 kesana pas ada acara B'day party di Birthday Paviliun nya, enak tempatnya..wah naksir nih gue sama yang ini, lumayan buat ngadain party...

Acara ini disponsori oleh..."Majalah Nakita-Family Park"....daaan "Perumahan Alam Sutera" baca ndiri yach, cape gue juga ngetik promosinya kalo kepanjangan. Mau tanya2 fasilitas, harga dan lokasi? jangan ngerepotin gue yak, buka websitenya dan telpon aja sendiri, kan ada contact numbernya, jangan gaptek deh ibu-ibu...

Sekalian promosiin, harusnya dapet reward nih gue dari Alam Sutera..minimal entering ticket voucher kali yaa..

Wednesday, June 13, 2007

Drumband Festival








Sudah 2 bulan Raihan latihan intensive drum band, Marching Band TK Islamic Village mengikuti kejuaraan Grand Prix Marching Band Junior antar TK, Raihan memainkan Cymbal piringan besi yang tingginya sama dengan badan Raihan yang kecil mungil itu. Hampir dia batal ikut kejuaraan karena bentrok tanggalnya dengan rencana ke Palembang. Tapi melihat semangatnya yang menggebu-gebu ingin ikut drumband dan guru2nya yang nangis bombay gara2 Raihan mau ngundurin diri untuk pergi ke Palembang, akhirnya Bunda nggak tega juga ....."Ok nak, kita berdua pulang duluan dari Palembang ya, supaya kamu bisa ikut drumband esok paginya", sometimes ego orang tua perlu diabaikan untuk kesenangan anak. Alhasil memang dengan semangatnya tanpa menyesal dia berpisah sama adik & kakaknya yang masih berlibur, "Aku pulang duluan ya sama Bunda, soalnya aku besok mau drumband, kata Bu guru nanti kalau aku menang dapat piala !". Semangatnya bikin Bunda meleleh.

Minggu, 20 Mei 2007 jam 06.00 pagi Teta dan papah Ade sudah jemput kita berdua, ngumpul dulu di sekolah, baru dari sana rombongan pergi ke Mangga Dua Square, tempat perlombaan. Supporternya bukan cuma ibu bapaknya anak2 TK tapi juga neneknya, kakeknya, omnya, tantenya, suster, pokoknya sekampung dan sekomplek diboyong semua, dan bawa2 spanduk seperti AFI..wuih heboh banget nyanyi2 dan teriak2 waktu anak2nya tampil, kalau Raihan Suporternya Teta, Papa Ade, da Ikhsan, dan Uni Maudy. Pesertanya semua anak-anak TK se Jakarta, lucu-lucu, ngk kebayang waktu gue kecil perasaan belon ngerti apa2, tapi ini anak2 kok bisa2nya main drumband....hebat anak sekarang

Hasilnya.....Marching Band Gema Islamic Village menyabet juara Favorit.
Akhirnya Raihan dapat Piala !

Peserta Lomba Grand Prix Marching Band Junior:
1. MB TK Alzhar BSD (ini dia Juara Umumnya)
2. MB TK Al Azhar Kemang Pratama
3. MB TK Tarakanita Gading Serpong
4. MB TK Islamic Village Karawaci
5. MB TK Dian Didaktika Depok
6. MB TK Gema Lokananta
7. MB TK Ta'miriyah Surabaya
8. MB TK Permata Gita Harapan
9. MB TK. At Taufiq Cempaka Putih
10. MB TK Permata Ananda Bekasi

Monday, June 11, 2007

Travelling - Edisi Palembang Trip































Photo Lengkap bisa dilihat di Webshoot sini, ada yg salah...apa hayoooo...setting tanggalnya salah, hehe moso tahun 2004...akibat letek, lelet teknology...ndeso katro...

Main Reason : Mengenalkan Kapal Laut pada anak2
Supporting Reason : Mengenalkan wilayah dan daerah2 pada anak2
Bunda & Ayah's Reason : Jalan2 dong....or nebeng honeymoon (hihikiks....)
Wrong Reason : Schedulenya tumpang tindih...
Final Destination : Palembang
Final Result : Seneng and Puassss.......

Trans Sumatera Adventure
Awalnya Bunda sudah lama mau ngajakin anak2 nyebrang laut, cukup hanya nyebrang naik Ferry aja ke Lampung, biar mereka tahu gimana rasanya ke Sumatera via darat dan laut. Kalau naik pesawat saja kan nggak berasa jauhnya, hanya an hour udah nyampe, kurang seru gitchu lokh..
Finally, bapake anak2 memang nggak bole ditantangin jalan2, dia bilang kalau hanya ke Lampung kurang seru, tambahin lagi jauhnya, ke Palembang aja. Hehehe..siapa takut, akhirnya di atur, supaya perginya naik mobil, jalan darat pulangnya naik pesawat, kalau pulang pergi jalan darat, terlalu capek. trus ...Mobilnya gimana, masa ditinggal di sana? tapi kata doi "Udahlah nggak usah pusing, nanti saya atur ". Wuasiiiik...suami kalo lagi baek gini nih gue doyan banget deh, fungsi meringankan masalah berjalan sebagaimana mestinya...hehehe....

Thu to Monday 17, 18, 19, 20, 21 Mei 2007 Long wiken perginya jadi aman...

Kamis, 17 Mei 2007
Suami gue itu emang oke kalau disuruh nyetir, mau jam berapa aja, dimana aja dan kemana aja, fleksibel banget, gue sampai curiga apa dulunya dia mantan supir bis malam kali ya ? Secara gue ajak berangkat ke Palembang jam 3 pagi mau aja...Kata gue, biar di Jalan Trans Sumatera kita siang hari, nggak malam hari, serem banyak Bajing luncat. Dari dulu memang begitu, kalau travelling, ayah jadi driver, bunda jadi navigator pegang peta, trus kalau bunda salah baca peta paling2 nyasar berjam-jam, tapi my husband sih ketawa ketawa aja, anggap aja cari jalan baru, gitu katanya....sama2 gila.
Daaan...seperti biasanya,...kalau mau berangkat travelling malam hari, barang2 sudah di packing di mobil dari jam 9 malam, trus kita tinggal tidur istirahatin mata, jam 2 pagi weker gue bunyi, siap2 berangkat, 5 menit sblm berangkat, mobil di panaskan, baru deh anak2 gue dalam kedaaan tidur digotong ke mobil, lengkap dengan piyama, daster dan bantalnya. Bye..bye Jakarta...anak2 masih ngimpi, nggak tahu kalau raganya sudah digotong menuju Pelabuhan Merak, pulessss......

Nyebrang naik Ferry or anggap naik kapal pesiar lah, enak juga, karena masih pagi sih, kebetulan kan habis subuh, jadi masih segar dan dingin sambil memandang laut dan pulau2 kecil, anak2 senang sekali, kebayang sih kalau siang hari wow, panas pastinya di atas Ferry itu. Kapalnya tidak begitu terawat,wc nya woalah jorok banget, gue bela2in menahan panggilan alam daripada harus tersiksa didalam sana.
Perjalanan menyebrang selat Sunda ditempuh 2,5 jam, sampai Bakauheni jam 08.30 pagi, anak2 sudah segar bangun tidur, beberapa kilometer dari Bakauheni, kita cari rumah makan yang lumayan besar dan bersih, buat cuci2 muka, makan pagi dan buang2 yang barus dibuang.

Perjalanan dilanjutkan melalui Lampung Selatan, Bandar Lampung, di Sumatera Selatan, ada 2 jalur menuju Palembang, Lintas Tengah & Lintas Timur akhirnya setelah melototin peta (gue bawa Atlasnya anak gue yg SD lho), sang navigator memutuskan melalui Lintas Tengah, jalannya sepi tapi lebih singkat. Lepas dari Lampung Utara, makin lama jalannya semakin sepi dan mengecil, kadang2 jalannya rusak, hanya ketemu Bis dan truk2 besar, kiri kanan jalan bergantian yg kelihatan hanya kebun singkong, kebun karet, kebun sawit, terkadang persawahan, dan daerahnya cenderung kering. Mobil2 pribadi hanya bertemu sesekali, iih..untung saja siang hari, nggak kebayang sepinya kalau jalan malam hari, mana bawa anak2 lagi. Tapiii didalam mobil kegersangan dan sepi nggak berasa, dalam mobil yang guede itu penuh makanan anak, biskuit, roti, susu, keripik, & buah2an. Belum lagi anak2 yang teriak2, minta disetelin lagu2 dan nonton film anak2, volume tinggi pula, heboh dan rame banget kayak pasar malem, jadi tidak berasa suasana sepi diluar sana.

Sempat mampir di salah satu warung makan kecil, susah bo cari rumah makan yang representative buat istirahat and sholat, jadi seadanya sajalah, yg penting bisa makan dan shalat. Setelah itu lanjut lagi, sempat hujan deras lagi hiii tambah hening lagi nih jalanan.
Ada satu yang gue sendiri baru tahu ternyata di sepanjang jalan sumatera selatan itu yg beragama Hindu banyak yah, sekalian Bunda jelaskan ke Fira, kalau dulunya Sumatera Selatan di duduki Kerajaan Hindu Sriwijaya, jadi sampai sekarang penganut agama Hindu masih kuat disana, hehe lucu juga kadang2 berasa seperti di Bali, karena banyak pura2 kecil didepan rumah2 penduduk.

Masuk wilayah Palembang jam 9 malam, sang supir sudah mulai letoy, untung kita sudah booking hotel, rencana awal mau nginep di Aston, tapi dapat info kalau kamar hotel Horison lebih luas dan bagus, mengingat rombongan anak banyak, jadi perlu dicari kamar hotel yg luas, pilihan jatuh ke Horison Hotel, Good choice, it's nice staying there. coba klik ajah

Jumat, 18 Mei 2007
Pagi2 Bunda sudah keliling kota naik becak sama Tante Diyan, nggak tahan nunggu Ayah molor melulu, jadi sang navigator gatel kalau kelamaan terkurung di hotel, jam 9 pagi sudah nongkrong depan Mall Palembang nunggu Carrefour buka. Belanja belanji keperluan anak2, dan bekal makanan yg mulai menipis. Balik dari Mall, anak2 sudah ready mau jalan, Fira sudah seperti ABG dengan baju gaulnya, Raihan pake jaket andelan, Adek nadhif...Kecemete iteeem, kalo nggak pake nggak pede.

Hari itu cuma muter2 keliling kota, beli Tekwan, Makan Mpek2, minum Es Mamat, terakhir, kita lihat jembatan Ampera yang membelah sungai Musi, wuiiih..bagus, dummynya Jembatan San Francisco lah..taela, tapi bagus kok bener deh. Pantaslah kalau Pak SBY memberi julukan kota Wisata Bahari untuk kota ini, karena pemandangan pinggir sungainya. menjelang malam jembatan Ampera tambah keren, lampu2 sepanjang jembatan mulai bermain-main warna dan cahaya, Bundanya aja norak liat lampu kelap-kelip gitu apalagi anaknya...

Malamnya makan Mpek-mpek lagi..sampai bosen

Sabtu, 19 Mei 2007
Pagi2 sudah siap2 mau naik kapal ke Pulau Kamaro, tau nggak kenapa namanya Kamaro, karena di pulau itu panasnya minta ampun, jadi pelesetan kemarau jadilah Kamaro (hihi). Dipinggir sungai Musi sewa kapal tek-tek 70 ribu bolak balik ke pulau. Awalnya serem juga diatas kapal bermesin tempel berbahan bakar minyak tanah itu, goyang2 sewaktu ketemu perahu gede, hiii sereeem, Adek Nadhif nggak bisa diajak ngomong mukanya tegang, kasihan tapi lucu, apalagi cengdemnya ketinggalan, wah hilang deh pegangan hidup.
Perjalanan dengan kapal tektek dari Jembatan Ampera sekitar 45 menit menuju pulau Kemaro. Bener juga sampai disana pulaunya memang berhawa panas, tidak ada satu daun pun bergoyang kena angin, padahal itu ditengah suangai buesaarr...aneh, wah sudah deh anak Bunda banjir keringet, berkuah semuanya.

Sorenya Bunda dan Raihan sudah harus kembali ke Jakarta, karena jadwal travelling yg bentrok dengan hari Kejuaraan Drumband nya Raihan di Jakarta hari Minggu tgl 20 Mei, Bunda gemana seeh bikin schedulenya kok ngaco kata Ayah. Ya sudah lah, yg penting semua sama2 dapat, Fira & Nadhif tinggal di Palembang melanjutkan holidaynya sama Ayah sd Senin di Palembang, sementara Bunda & Raihan pulang lebih dulu ke Jakarta untuk ikut Drumband Festival besoknya.

Bandara Mahmud Baddarudin II, 19 Mei 2007, 17.00 take off to Jakarta
Bunda dan Raihan pulang berdua..sediiih harus kembali ke Jakarta lebih dulu. Pesen2 Bunda : "Fira & Nadhif jaga Ayah ya biar ngga keluyuran, Ayah jangan bandel ya"
..hihihi...lebih perlu Bapaknya yg dijagain ternyata.

Senin, 21 Mei 2007
Bunda & Raihan jemput rombongan kloter kedua dari Palembang, Ayah, Nadhif dan Kakak Fira, Mbak Ria & Tante Diyan di Soekarno Hatta, Alhamdullilah kembali ngumpul juga akhirnya. "Gimana anak2ku, senang liburannya ?"

Sedikit Mengenai Palembang
Sebagai sebuah Kota, Pelembang punya banyak julukan, Venesia dari Timur, Kota Seratus Sungai, Bumi Sriwijaya & juga Kota Songket, Kota tua yang usianya lebih dari 3 abad ini memilki eksotisme di setiap sudutnya. Perkampungan warga asli di tepian Sungai Musi, jembatan Ampera dan Mesjid Agung, juga Benteng Koto Besak di pinggir sungai Musi adalah contoh bagian kota yang menjadi landmark penanda cirikhas Palembang, serta berpotensi menjadi tujuan wisata. Pemandangan tiap sore hari ditepian sungai Musi, tuamuda duduk menghabiskan sore di Dermaga beton, anak2 kecil bermain layang2, memancing. Dari Dermaga yang memang dipersiapkan sebagai arena rekreasi masyarakat palembang itu dengan latar belakang deretan pohon palem di pekarangan Benteng Kuto Besak, di kala malam hari suasana lebih dramatis, cahaya dari deretan lampu2 menciptakan warna kuning pada permukaan sungai, dan ketika lampu2 warna-warni jembatan Ampera menyala suasana semakin indah.

Trip to Palembang :
Lama Perjalanan naik mobil t : 14 jam (termasuk breakfast, lunch, pipis2, isi bensin)
Lama naik Ferry : 3 jam (termasuk ngantri naik kapal & nunggu kapal merapat)
Naik Pesawat : Palembang-Jakarta 50 menit (gak berasa)

Hotel yg direferensikan :
Horison Palembang
Aston Palembang
Novotel Palembang

Jajanan :
Mpek2 Candy, Jl. jend. Sudirman
Mpek2 Nony
Pindang Ikan/daging Meranjat & Sambal mangga (nyam..nyam) di Pakjo
Es campur Mamad
Tekwan
Martabak Har
Sambal Mangga

Oleh2 Jl. Dempo :
Kemplang Ikan
Aneka Kerupuk Palembang
Lempok Duren

Tempat Jalan2:
Jembatan Ampera
Pulau Kemaro
Mesjid Agung
Kebon Binatang
Benteng Kuto Besak

Bye..bye... Palembang...

See you on the next vacation Jawa Tengah Trip...

 

(c)2009 Soulmate. Blogger Templates created by Deluxe Templates Redesign by Mung Bisnis